Thursday, 8 November 2018

Oke Trik Install web server in Respbian

Hai sobat IoT yang super duper cemerlang ide kreatifnya. Di tulisan kali ini saya akan membagikan ke kalian tutorial instalasi Web server di Respbian. Sebenarnya untuk instalasi Web Server Di Raspbian hampir sama dengan instalasi web server di OS linux. 
Yang harus di pastikan dalam instalasi yaitu jaringan internet harus memang benar benar dalam kondisi baik karna jika tidak akan gagal seperti pengalaman saya dan tim dahulu. Berikut adalah cara instalasi Web Server di Respbian, semoga bermanfaat ya sobat...
Install web server
1.      Sebelum menginstall paket paket pada respbian, hal yag di lakukan terlebh dahulu adalah update terlebih dahulu sebagai berikut;

2.      Kemudian install paket Apache2 dan PHP5 dengan cara sebagai berikut;


Akan muncul pilihan yes atau no, maka kita pilih y.tunggu hingga proses selesai.


3.      Kemudian restart dengan perintah seperti pada gambar dibawah ini.


4.      Kemudian install paket MYSQL server ,caranya sebagia berikut;

Kemudia ketikkan y. kemudian ada pilihan masukkan password ,masukkan password sesuai keinginan kita.

5.      Kemudian install phpmyadmin

Akan muncul pilihan unuk melanjutk.an perintah,maka ketikkan y  pada terminal
Setelah terinstall PhpMyAdmin, secara otomatis akan keluar configure PhpMyAdmin pilih apache2, untuk memilih tekan tombol spasi pada apache kemudian tekan tab, lalu tekan enter

Kemudian muncul configurasi phpmyadmin, pilih yes

Isikan password database administratornya  , kemudian tekan tab ,lalu enter

Kemudian isikan password untuk phpmyadmin

Konfigurai password



6.      untuk masuk ke mysql (database) : mysql-u root –p
mysql> show databases;

Setelah itu exit
7.      kemudian masuk ke sistem dengan cara sudo su. Kemudian langkah selanjutnya mengkoniguasi apache, dngan cara sebagai berikut;

Tambahkan perintah dibaris paling bawah apache.conf


Kemudian simpan dengan cara ctrl+ O , kemudian keluar dengan menekan Ctrl + X.
Kemudian restart webserver dengan cara


8.      untuk melihat berhasil atau tidaknya buka browser, ketikkan alamat IP



Terimakasih untuk Sobat IoT semuanya yang telah sudi berkunjung semoga membantu selamat berkraetifitas…Jangan lupa baca Tulisan saya yang lain seputar IoT..
#Salam_IoT_Dari_AnakKampung

Oke Trik Sensor Hujan (Rain Sensor) With Arduino Bagi Pemula


Hai sobat IoT yang super duper cemerlang ide kreatifnya. Di tulisan kali ini saya akan membagikan ke kalian tutorial oprek aprik sensor hujan dan arduino. Sebenarnya untuk membaca nilai output dari sensor hujan sangat sederhana.
Sebelum ke tutorial saya ingin menjelaskan sedikit tentang sensor hujan ya sobat IoT.  Saya mengambil penjelasan dari jurnal  Siswanto dan Winardi(2015) Sensor hujan merupakan alat switching yang digerakkan berdasarkan curah air (hujan). Sensor hujan menggunakan plat PCB (printed  circuit board) yang dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai sisir. Ukuran penampang  sensor hujan 63mm x 97mm. Jarak batang sisir yang satu dengan yang lain adalah satu mm(milimeter), sedangkan ukuran untuk batang sisir adalah dua millimeter. Udah tau ya apa itu sensor hujan. Oke berikut adalah tutorial Sensor Hujan dan Arduino.
1.      Alat dan Bahan
a.    Sensor Hujan
b.    Arduino Uno
c.    Kabel Jumper
d.   Laptop atau Pc yang sudah terinstal Software Arduino IDE
e.    Air
2.      Tutorial
a.    Siapkan semua alat dan bahan
b.    Rangkai alat seperti pada di gambar berikut

 c.    Hidupkan Laptop Jalankan Arduino IDE dan copy kan sourcode di bawah ini



d.   Upload
e.    Oke selesai jalankan Serial Monitor dan
f.     Berikan  sedikit air pada penampang sensor hujan maka nilai output  dari sensor hujan akan tampil












         Oke sobat IoT yang super kreatif dari nilai Output sensor hujan kita bisa mengkreasikan ke bentuk lainnya seperti untuk menutup jendela otomatis ketika hujan atau jemuran otomatis ketika hujan dan masih banyak lainnya. Salah satu yang pernah saya buat dengan mengkombinasikan 3 sensor yaitu sensor hujan, sensor suhu dan sensor cahaya saya membuat Prototype Buka Tutup Otomatis Tempurung Getah Karet. Tutorial tersebut ada pada tulisan saya yang lainnya.
Terimakasih untuk Sobat IoT semuanya yang telah sudi berkunjung…Jangan lupa baca Tulisan saya yang lain seputar IoT..
#Salam_IoT_Dari_AnakKampung



Tuesday, 6 November 2018

Oke Trik Open Port Rxtx Windows 7


Hai sobat IoT yang super canggih ide-ide kreatifnya..
Diblog kali ini saya akan memberikan tutorial untuk membuka  RXTX di Windows 7. Pengalaman pribadi saya dan tim dulu sangat kesusahan dalam membuka RXTX  atau Open Port RXTX di windows.  Setelah berusaha saya berhasil membuka atau Open Port Rxtx.
Setela kita berhasil Open Port RXTX tentu sangat membantu kita untuk mengambil nilai yang di Arduino untuk kepentingan pengolahan data atau kepentingan lainnya. Berikut adalah tutorial Open Port RXTX di Windows 7:
  1.  Buka rxtx di windows 7
  2. Download library rxtx

Untuk Windows :
RXTXcomm.jar dicopy ke tempatinstalljdk\jre\lib\ext
rxtxSerial.dll dicopy ke tempatinstalljdk\jre\bin
rxtxParallel.dll dicopy ke tempatinstalljdk\jre\bin

rxtxParallel.dll dicopy ke tempatinstall => window/system/system32
3.Buka NetBean IDE 7
4.  Coding       
/*
 * To change this template, choose Tools | Templates
 * and open the template in the editor.
 */
package rxtxcoba;
import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.OutputStream;
import gnu.io.CommPortIdentifier;
import gnu.io.SerialPort;
import gnu.io.SerialPortEvent;
import gnu.io.SerialPortEventListener;
import java.util.Enumeration;

/**
 *
 * @author asus
 */
public class Rxtxcoba implements SerialPortEventListener{

    private static class SerialTest {

        public SerialTest() {
        }

        private void initialize() {
            throw new UnsupportedOperationException("Not yet implemented");
        }
    }
SerialPort serialPort;
        /** port normal yang di gunakan. */
                private static final String PORT_NAMES[] = {
                                                //"/dev/tty.usbserial-A9007UX1", // Mac OS X
                       // "/dev/ttyACM0", // Raspberry Pi
                                                //"/dev/ttyUSB0", // Linux
                                                "COM14", // Windows
        };
        /**
                * A BufferedReader which will be fed by a InputStreamReader /
                * converting the bytes into characters / konversi dari byte ke karakter
                * making the displayed results codepage independent /
                */
                private BufferedReader input;
                /** The output stream to the port */
                private OutputStream output;
                /** Milliseconds to block while waiting for port open */
                private static final int TIME_OUT = 2000;
                /** Default bits per second for COM port. */
                private static final int DATA_RATE = 9600;
    /**
     * @param args the command line arguments
     */
   public void initialize() {
                // the next line is for Raspberry Pi and
                // gets us into the while loop and was suggested here was suggested http://www.raspberrypi.org/phpBB3/viewtopic.php?f=81&t=32186
                System.setProperty("gnu.io.rxtx.SerialPorts", "COM14");//"/dev/ttyACM0"
                                CommPortIdentifier portId = null;
                                Enumeration portEnum = CommPortIdentifier.getPortIdentifiers();

                                //First, Find an instance of serial port as set in PORT_NAMES.
                // pertama, menemukan contoh dari port srial menjadi nama port
               
                                while (portEnum.hasMoreElements()) {
                                                CommPortIdentifier currPortId = (CommPortIdentifier) portEnum.nextElement();
                                                for (String portName : PORT_NAMES) {
                                                                if (currPortId.getName().equals(portName)) {
                                                                                portId = currPortId;
                                                                                break;
                                                                }
                                                }
                                }
                                if (portId == null) {
                                                System.out.println("Could not find COM port.");
                                                return;
                                }

                                try {
                                                // open serial port, and use class name for the appName.
                                                serialPort = (SerialPort) portId.open(this.getClass().getName(),
                                                                                TIME_OUT);

                                                // set port parameters
                                                serialPort.setSerialPortParams(DATA_RATE,
                                                                                SerialPort.DATABITS_8,
                                                                                SerialPort.STOPBITS_1,
                                                                                SerialPort.PARITY_NONE);

                                                // open the streams
                                                input = new BufferedReader(new InputStreamReader(serialPort.getInputStream()));
                                                output = serialPort.getOutputStream();

                                                // add event listeners
                                                serialPort.addEventListener(this);
                                                serialPort.notifyOnDataAvailable(true);
                                } catch (Exception e) {
                                                System.err.println(e.toString());
                                }
                }

                /**
                 * This should be called when you stop using the port.
                 * This will prevent port locking on platforms like Linux.
                 */
                public synchronized void close() {
                                if (serialPort != null) {
                                                serialPort.removeEventListener();
                                                serialPort.close();
                                }
                }

                /**
                 * Handle an event on the serial port. Read the data and print it.
                 */
                public synchronized void serialEvent(SerialPortEvent oEvent) {
                                if (oEvent.getEventType() == SerialPortEvent.DATA_AVAILABLE) {
                                                try {
                                                                String inputLine=input.readLine();
                                                                System.out.println(inputLine);
                                                } catch (Exception e) {
                                                                System.err.println(e.toString());
                                                }
                                }
                                // Ignore all the other eventTypes, but you should consider the other ones.
                }

                public static void main(String[] args) throws Exception {
           
                                Rxtxcoba main = new Rxtxcoba();
                                main.initialize();
                                Thread t=new Thread() {
                                                public void run() {
                                                                //the following line will keep this app alive for 1000 seconds,
                                                                //waiting for events to occur and responding to them (printing incoming messages to console).
                                                                try {Thread.sleep(1000000);} catch (InterruptedException ie) {}
                                                }
                                };
                                t.start();
                                System.out.println("Started");
                }
}


Thanks sobat IoT yang sudah berkunjung. Silahkan berkunjung ke tutorial IoT lainnya
#Salam_IoT_dari _AnakKampung

Trik Instal Respbian di Respberry Pi 3


        Hai Sobat IoT.. di kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial untuk kalian yang masih kebingungan untuk menginstal  Resbian di Respberry Pi 3. Resbian merupakan software sama halnya dengan Windows. Jika kita menggunakan Pc atau Laptop kita menggunakan Windows tapi jika kita menggunakan Respberry kita menggunakan sistem operasi linux yaitu Resbian.
        Menginstal Raspbian merupakan langkah awal untuk kita menggunakan Raspberry Pi 3 atau versi lainnya. Oke sobat IoT yang super gila dengan ide-ide cemerlangnya berikut adalah tutorialnya:
Cara Instal Resbian di Respberry Pi 3

1.      Install aplikasi Win 32 disk Imager dan pastikan telah memiliki software respbian jessie.
2.      Pastikan sd card kosong, jika ada isi di format dahulu
  
3.      Buka aplikasi Win 32DiskImage

4.      Browse file software yang akan di install

 5.      Setelah file software yang akan di install telah ditemukan lalu klik Open
 6.      Jika muncul kotak diaog seperti pada gambar di bawah lalu klik yes

7.      Klik Write tunggu hingga proses selesai

8.      Ketika proses selesai maka akan meuncul pemberitahuan, lalu klik Ok. Respbian siap digunakan.

Oke sobat IotT demikan tutorial aku tentang instalasi Respbian di Raspberry Pi semoga bermanfaat...
next akan ada tutorial IoT yang lebih menarik lagi ..kunjungi terus blog aku ya para sobat IoT...
#salam_anak_StartUp_Indonesia..